Di tengah kondisi pandemi virus corona, penting bagi kita untuk menjaga tubuh baik dari lingkungan maupun menjaga imunitas dari dalam tubuh sehingga mampu menangkal diri dari berbagai macam virus dan bakteri yang berdampak negatif bagi tubuh. Virus corona akhir-akhir ini ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization. Pandemi adalah sebutan untuk wabah penyakit global.

Langkah untuk mencegah wabah ini menyebar lebih jauh adalah dengan self distancing. Maksudnya menjauhkan diri dari berbagai interaksi sosial untuk sementara waktu. Apabila virus tidak memiliki lagi tempat penyebaran, maka diharapkan dengan sendirinya virus akan mati. Atau paling tidak penyebarannya akan terhenti sampai virus tidak mewabah lagi.

Aktivitas yang dapat memperkuat kekebalan tubuh

Cara lainnya untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan memperkuat daya tahan tubuh. Ada berbagai cara untuk memperkuat daya tahan tubuh. Berikut beberapa diantaranya :

1. Tidur yang cukup

Paling tidak, tubuh yang normal membutuhkan tidur 7-9 jam perhari. Maka, usahakan di masa self distancing ini, Anda dapat beristirahat yang cukup. Oleh karena waktu-waktu yang biasanya dipakai untuk keluar rumah dan berkendara, sudah berkurang karena di beberapa tempat dapat melakukan work from home.

2. Mengelola stress

Ternyata stress bisa berpengaruh bagi daya tahan tubuh. Saat stress, daya tahan tubuh seseorang bisa menurun dan tentu saja dapat menyebabkan segala hal yang menjadi sumber penyakit seperti bakteri dari virus menembuh tubuh. Akhirnya tubuh kita akan sakit.

3. Menerapkan pola hidup sehat

Penyakit dapat berasal dari apa yang kita konsumsi atau dari cara kita beraktivitas. Misalnya merokok. Sering merokok, baik secara aktif maupun pasif (menghirup asap rokok orang lain), terbukti dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lemah. Dengan begitu, risiko untuk terkena berbagai penyakit pun akan menjadi lebih tinggi.

Itulah sebabnya, berhenti merokok merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Berolahraga teratur

Berolah raga terbukti dapat mengurangi stress, mempercepat pertumbuhan tubuh dan meransang kinerja sel darah putih yang bekerja untuk sistem kekebalan tubuh. Maka berolahragalah secara teratur agar kekebalan tubuh dapat meningkat. Biasanya, olahraga disarankan paling tidak 30 menit dalam sehari.

Ilustrasi Olahraga, sumber ig BantenNews.co.id
Ilustrasi Olahraga, sumber ig BantenNews.co.id

Makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh

Setelah melakukan berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selanjutnya adalah menjaga pola makan. Menjaga pola makan ini bisa dengan mengkonsumsi berbagai makanan yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Sebelum melihat daftar makanan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, ketahui terlebih dahulu pola makan sehat. Pola makan sehat adalah dengan cara mengatur kalori yang masuk sehingga cukup untuk menjadi sumber energi sehari-hari.

Biasanya tubuh dewasa membutuhkan 2000 hingga 25000 kcal per hari. Selain itu, menghindari gula yang berlebihan dan alkohol juga perlu dilakukan. Berikut beberapa makanan sumber gizi yang bisa dikonsumsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh menurut situs alodokter.com.

1. Brokoli

Brokoli mengandung banyak serat dan antioksidan, serta kaya akan vitamin A, C, dan E. Kandungan nutrisi inilah yang membuat brokoli mampu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Bayam

Kandungan antioksidan pada bayam tidak kalah tinggi dibandingkan brokoli. Sayuran ini juga mengandung banyak beta karoten, vitamin C, dan vitamin A yang efektif untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun, hindari memasak bayam terlalu lama agar nutrisinya tidak terbuang.

3. Bawang putih

Rempah yang paling sering digunakan sebagai bumbu makanan ini mengandung zat allicin. Zat ini mampu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh dengan cara merangsang aktivitas dan produksi sel darah putih.

Selain itu, bawang putih juga mengandung zat yang dapat membasmi bakteri, virus, dan parasit, serta memiliki sifat antioksidan yang dapat meredakan peradangan, menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung, dan menjaga tekanan darah tetap normal.

Ilustrasi Pola Makan Sehat, sumber : Gaya Tempo.co
Ilustrasi Pola Makan Sehat, sumber : Gaya Tempo.co

4. Kunyit

Warna kuning pada kunyit menunjukkan bahwa rempah ini mengandung kurkumin. Kurkumin merupakan antioksidan yang turut berperan dalam menunjang fungsi sistem kekebalan tubuh.

Zat ini juga memiliki sifat antiradang yang diyakini dapat membantu mengatasi osteoarthritis dan rheumatoid artritis. Tak hanya itu, kunyit bahkan memiliki potensi untuk mengurangi risiko terjadinya sejumlah penyakit serius, seperti diabetes, demensia, gangguan jantung, hingga tumor.

Meski begitu, manfaat kunyit sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit masih perlu diteliti lebih lanjut.

5. Buah-buahan

Buah-buahan berwarna cerah dan terang kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat. Beberapa jenis buah yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah pepaya, jeruk, lemon, cabai, paprika, kiwi, mangga, jambu, dan stroberi.

6. Makanan laut

Makanan laut mengandung sejumlah nutrisi penting, seperti protein, omega-3, asam lemak tak jenuh ganda (PUFA), serta vitamin dan mineral, yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat. Jenis makanan laut yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh antara lain ikan, kerang, dan tiram.

7. Yoghurt

Yoghurt merupakan salah satu jenis makanan yang kaya akan probiotik. Selain yoghurt, probiotik juga banyak terkandung dalam makanan lainnya hasil fermentasi, seperti kimchi atau tempe.

Probiotik adalah bakteri baik yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menghalau infeksi bakteri penyebab penyakit tertentu, seperti diare, infeksi saluran kemih, dan ISPA.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan serta dikonsumsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh kita. Semoga informasi ini dapat bermanfaat di tengah penyebaran wabah virus corona. Simak informasi lainnya seputar makanan khas Lombok di halaman Dapur Sasak.