Lombok tak akan pernah kehabisan varian makanan. Ada berbagai macam olahan mulai dari kuliner ayam Khas Lombok semisal Ayam Taliwang yang popularitasnya tak diragukan lagi, sayur beberuk sampai makanan kecil berupa jajanan yang renyah yaitu kue Tareq khas Lombok.

Kue Tareq yang merupakan makanan ringan yang renyah ini merupakan makanan warisan nenek moyang yang diwariskan secara turun temurun. Dengan berbahan dasar beras, makanan jajanan tradisional ini pada awalnya hampir punah karena jarang sekali orang yang membuatnya.Kue Tareq ini memiliki nama lain yaitu kue tariq atau Goro-goro.

Menemukan Kue Tareq Khas Lombok

Jajanan tradisional dari tepung beras ini biasanya di sajikan ketika ada kegiatan adat seperti sunatan, maulidan atau roahan. Selain itu pada hari raya Idul Fitri ada juga masyarakat Mataram dan sekitarnya yang menyediakan kue Tareq Khas Lombok ini. Dan saat ini kue tradisional ini sudah di produksi meskipun belum menjadi industri partai besar dan dijadikan oleh-oleh yang bisa di dapatkan di pusat oleh-oleh khas Lombok.

Kue Tareq Khas Lombok
Bahan dasar kue Tareq adalah beras ketan. Sumber unsplash

Kue ini memang fenomenal, benar-benar asli Lombok. Tareq sendiri berasal dari kata tarik yang menurut bahasa suku sasak artinya ditinggalkan. Memang benar, pada mulanya kue Tareq khas Lombok ini selalu ditinggalkan pada saat disajikan dan menjadi makanan yang lama habisnya.

Mungkin rasanya yang kurang menggoda dan teksturnya lebih keras sehingga orang-orang akan menghindari kue ini dan memilih makanan lainnya. Akan tetapi dengan metode pengolahan sekarang kue ini lebih renyah.

Bahan dan Proses Pembuatan Kue Tareq Khas Lombok

Kue Tareq ini awalnya berasal dari Lombok Tengah akan tetapi lama kelamaan menjadi makanan yang populer di seluruh Lombok karena dijadikan oleh-oleh di berbagai tempat wisata. Dan saat ini karena dibuat dengan metode pengolahan yang berbeda maka teksturnya lebih renyah. Karena itulah permintaan kue ini semakin banyak.

Kue Tareq Khas Lombok ini dibuat dengan bahan tepung beras, santan kelapa, gula merah dan dicampur dengan sedikit sirih. Pada mulanya tepung beras di kukus, setelah dirasa cukup matang maka di uleni dengan santan kelapa dan gula merah. Jangan lupa di campur dengan kapur sirih agar terasa lebih renyah. Setelah dibentuk dengan cetakan bunga maka lanjut digoreng.

Pada masa lampau kue Tareq ini menggunakan tepung beras biasa, yaitu beras yang sehari-hari di konsumsi sebagai makanan pokok. Akan tetapi saat ini dengan melalui tangan terampil ibu-ibu kreatif dari Kecamatan Pujut, bahan dasar yepung beras diganti dengan tepung beras ketan sehingga rasa yang dihasilkan lebih gurih dan lebih renyah teksturnya.

Kue kering khas Lombok lainnya

Selain dodol khas Lombok yang terbuat dari rumput laut, ada beberapa makanan kering yang merupakan jajanan khas Lombok yang bisa ditemui di beberapa pusat oleh-oleh khas Lombok.

Opak-opak

Opak-opak merupakan makanan renyah yang terbuat dari ubi batang. Biasanya disajikan bersama plecing kangkung dan opak-opak dijadikan alas pegganti piring dari plecing kangkung. Dibuat dengan menggunakan ubi batang yang bagus lalu ubi tersebut diparut. Parutan ubi dicampur dengan santan kelapa.

Setelah tercampur, adonan tersebut di tuangkan di wajan panas yang ceper sehingga terbentuk lingkaran. Setelah dikeringkan selama dua atau tiga hari opak-opak tersebut dibakar dan bisa disajikan. Makanan kering khas Lombok ini memang unik.

Kue Tareq Khas lombok
Tampilan jue Tareq. Sumber IG @armandwirahadi

Renggi

Renggi merupakan kue yang di buat daei tepung ketan yang dikukus. Setelah engukusan selesai maka dibuat bentuk bulat dan di keringkan dengan cara dijemur. Setelah kering baru digoreng. Penyajian renggi biasanya terdiri atas dua lapis. Lapisan pertama adalah lapisan tepung ketan tadi dan lapisan kedua adalah lapisan gula merah. Dengan dibuat seperti itu maka citarasa manis gurih akan tercipta.

Demikian pembahasan mengenai kue Tareq khas Lombok dan beberapa kue kering khas Lombok lainnya. Dengan adanya makanan yang beranekaragam maka kita sebagai bangsa Indonesia turut berbangga atas keanekaragaman kuliner yang ada pada berbagai suku di Indonesia termasuk suku Sasak di Lombok. Dan pastikan untuk menikmati kuliner khas Lombok hanya ada pada rumah makan di Lombok yaitu rumah makan Dapur Sasak.