Pulau Lombok merupakan pulau eksotis yang memiliki berbagai macam destinasi wisata. Pariwisata di Lombok dan di Indonesia pada umumnya selain berkaitan dengan pesona alamnya yang indah juga sangat erat kaitannya dengan Kuliner Lombok yang khas.

Mulai dari pola perilaku sampai dengan urusan dapur di Lombok terpengaruh dengan budaya asli penduduk. Ketika kita mencicipi dan melihat daftar menu kuliner tradisional rumah makan di Lombok kita tahu citarasa yang disukai masyarakat Lombok pada umumnya.

Masakan tradisional di Lombok terkenal dengan citarasa pedasnya. Meskipun nama pulau Lombok memiliki kesamaan makna dengan cabe dalam bahasa Jawa, akan tetapi citarasa pedas masakan tradisional di Lombok tidak ada kaitannya dengan nama Lombok itu sendiri. Dari berbagai literatur, nama Lombok berasal dari bahasa kawi yaitu lomboq yang berarti lurus.

Ayam Taliwang yang merupakan kuliner populer di Lombok. Sumber IG @ms.lauwren

Beberapa masakan tradisional Lombok diolah dengan bumbu dan cara berbeda. Jika dengan bumbu dan metode pengolahan yang biasa kita temui di dapur rumah kita tentu rasanya seperti masakan kita sehari-hari. Kita akan kupas satu persatu kuliner tradisional di Lombok dengan citarasa pedas.

Kuliner Tradisional di Lombok Dengan Citarasa Pedas

1. Ayam Taliwang

Ayam taliwang merupakan menu andalan masyarakat di Lombok. Selain disediakan di restoran atau rumah makan di Lombok, menu ayam taliwang juga menjadi menu andalan catering di Lombok. Maka disinilah restoran dan juga catering di Lombok mempunyai peranan penting untuk mengenalkan masakan tradisional ini ke masyarakat luar.

Ayam taliwang merupakan olahan ayam kampung yang diungkep dengan berbagai bumbu rempah. Kemudian di bakar dengan bumbu cabai asap sehingga citarasa yang dihasilkan menjadi khas. Dengan proses seperti itu maka bumbu yang dipakai akan meresap ke dalam daging ayam panggang.

Masakan tradisional yang menunya juga dijadikan menu andalan catering di mataram ini memiliki cerita sejarah. Konon dahulu ketika Kerajaan Karangasem Bali berperang dengan Kerajaan Selaparang, masyarakat Kerajaan Taliwang didatangkan oleh Kerajaan Selaparang sebagai juru damai. Sebagian dari juru damai tersebut merupakan juru masak, sehingga pada proses mediasi antara kedua kerajaan itu disajikanlah masakan spesial yang diolah oleh juru masak Kerajaan Taliwang. Dan masakan spesial itu adalah ayam bakar yang sekarang bernama Ayam Taliwang.

2. Sate Rembiga

Sate yang satu ini berbeda dengan sate pada umumnya. Dengan bahan dasar daging sapi yang direndam dalam bumbu rempah manis dan pedas, maka sate rasa dari bumbu ini meresap sampai ke dalam daging. Sate khas masyarakat Lombok ini bisanya disajikan dengan lontong atau nasi.

Yang menjadikan sate ini spesial adalah karena sate ini rendah akan lemak. Sehingga sate ini sangat cocok dijadikan jajanan bagi anda yang menjalani program diet. Karena bumbu sate sudah meresap di dalam daging, maka sebenarnya kita tidak perlu menggunakan tambahan saus, sambal ataupun kecap. Cukup tambahkan nasi atau lontong saja sate sudah siap untuk dinikmati.

3. Ayam Rarang

Kuliner dari ayam kampung muda ini berbeda dengan ayam taliwang. Kuliner khas dari suku sasak ini mengharuskan ayam di bakar di atas tungku dengan kayu bakar. Setelah itu ayam dipotong dan di guyur bumbu pedas merah menyala dan berminyak. Bumbu yang ekstra pedas inilah yang menjadikan khas Ayam Rarang. Dijamin setelah menikmati olahan tradisional ini, keringat anda akan mengucur deras.

Ayam Raras citarasa pedas dari Suku Sasak. Sumber IG @foodierecomend

Nama Rarang sendiri beasal dari nama suatu desa di Lombok Timur. Resep ini berasal dari seorang wanita bernama Inaq Delah yang ahli dalam pengolahan masakan khas Suku Sasak. Ia menciptakan dari olahan ayam Suku Sasak dengan bumbu yang dimodifikasi sehingga cocok dengan lidah masyarakat di luar Suku Sasak. Dan resep ini di wariskan turun temurun ke anak cucu sampai sekarang.

Bagi anda penggemar citarasa pedas, anda tinggal memilih menu yang ada. Berbagai kuliner ini bisa anda temukan di seantero Lombok.