Dijuluki sebagai surganya kuliner pedas, sajian khas dari pulau Lombok ini memang memiliki aneka kuliner tradisional bercita rasa pedas yang menggoda. Tak hanya itu saja, Lombok ternyata juga memiliki satu jajanan khas yang tak kalah lezat. Bukan makanan pedas, jajanan ini justru memiliki cita rasa manis. Jajanan tersebut adalah Poteng Jaje Tujak.

Poteng Jaje Tujak adalah makanan sejenis tape yang diolah menjadi makanan ringan. Makanan ini biasanya disajikan saat lebaran tiba. Kendati namanya terdengar asing bagi Anda yang berada di luar Lombok, namun rasa dari jajanan ini dijamin mampu membuat Anda ketagihan.

Poteng Jaje Tujak
Makanan khas Lombok tidak semuanya pedas. Sumber IG @streetfood_lombok

Sajian Lezat Poteng Jaje Tujak

Nama poteng jaje tujak sendiri memiliki arti jajanan tape yang ditumbuk. Jajanan enak ini terdiri dari dua sajian, yakni poteng atau tape yang terbuat dari ketan putih dan jaje tujak atau tetel yang diolah dari campuran ketan putih, ketan hitam, dan kelapa yang ditumbuk hingga halus.

Sepintas, tampilan warna hijau pada poteng mirip dengan tape ketan khas Magelang. Namun, jaje tujak khas Lombok ini disajikan dalam potongan berbentuk kotak.

Pembuatan poteng memerlukan cukup banyak waktu, karena harus melalui proses fermentasi terlebih dahulu selama kurang lebih tiga hari. Sedangkan untuk jaje tujak sendiri dikukus selama dua kali, sebelum dan sesudah dicampur dengan parutan kelapa. Pembuatan jaje tujak juga biasanya menunggu poteng matang terlebih dahulu.

Bahan untuk membuat poteng biasanya terdiri dari beras ketan putih, tape, daun saga, gula pasir, air, dan pisang untuk membungkusnya. Sedangkan bahan untuk membuat jaje tujak biasanya terdiri dari  beras ketan putih, beras ketan hitam, kelapa parut, dan garam secukupnya. 

Jajanan ini biasanya hanya bisa dipesan sebelum dibawa untuk dijadikan oleh-oleh, karena sifat alaminya yang tidak tahan lama. Jadi, untuk wisatawan yang berminat merasakan jajanan khas Lombok tersebut, bisa langsung memesan di toko – toko yang menyediakan pemesanan jajanan khas Lombok.

Tradisi Unik Dalam Pembuatan Poteng Jaje Tujak

Ternyata terdapat suatu tradisi unik di balik pembuatan jajanan khas Lombok ini. Terdapat suatu kepercayaan bahwa dalam membuat poteng tak boleh sembarangan dan pembuatnya harus dalam keadaan suci atau tidak sedang haid (khusus wanita) agar tidak merusak hasil akhir poteng.

Selain itu, penaburan bubuk tape ketan juga dilakukan setelah selesai shalat sehingga masih dalam kondisi suci karena usai berwudhu. Cita rasa dari poteng yang segar dan jaje tujak yang gurih serta teksturnya yang legit tentu membuatnya sangat nikmat untuk disantap sebagai sajian spesial saat Lebaran tiba. Selain itu, seperti halnya masakan Babalung asli Lombok jajanan ini juga dapat dijumpai di berbagai acara spesial lainnya seperti Lebaran topat, pernikahan maupun acara pesta.

Iwel, Jajanan Populer Khas Lombok

Selain Poteng Jaje Tujak, ada Iwel. Walaupun tidak menjadi hidangan wajib pada saat lebaran, namun jajanan khas ini sangat populer. Jajanan yang berbahan baku ketan hitam ini biasanya sering disajikan saat upacara tradisi masyarakat setempat. Bahan baku Iwel adalah ketan hitam, kelapa dan gula merah.

Cara membuatnya adalah ketan hitam disangrai hingga matang dan sedikit mengeluarkan aroma “gosong”. Ketan kemudian ditumbuk atau diolah dengan mesin untuk dibuat tepung. Sementara kelapa yang sudah dipisahkan dari tempurungnya, dipanggang hingga agak gosong.

Poteng Jaje Tujak
Makanan khas Lombok yang berasal dari ketan. Sumber IG @lilibakara

Selanjutnya diparut dengan manual atau mesin. Sedangkan gula merah direbus dengan air hingga kental kemudian didinginkan. Setelah cairan gula kental dingin, dicampur dengan tepung ketan hitam tersangrai dan parutan kelapa panggang hingga membentuk adonan, adonan tersebut dikukus hingga matang.

Sesudah matang, adonan yang sudah dikukus, ditiriskan di atas papan yang cukup menyerap air dan uapnya dibiarkan lepas tanpa membuat embun. Papan ideal untuk meniriskan biasanya berupa anyaman bambu.

Jajanan ini tahan hingga 5 hari tanpa dihinggapi jamur. Rasanya manis dan legit. Berbeda dengan beberapa olahan khas Lombok yang cenderung pedas seperti halnya sate khas Lombok.

Demikian ulasan mengenai poteng jaje tujak dan iwel yang merupakan jajanan khas Lombok yang memiliki cita rasa manis dan lezat. Bagi Anda yang berwisata ke Lombok, jangan lewatkan mampir di tempat kuliner khas Lombok untuk menikmati jajanan yang satu ini dan juga kuliner lainnya. Salah satu rumah makan di Lombok yang menyediakan masakan khas Lombok adalah Dapur Sasak. Semoga informasi ini bermanfaat.