Indonesia dengan negara kepulauan, selain menawarkan keindahan panorama alamnya, Indonesia juga menawarkan banyak sekali masakan kuliner yang lezat-lezat dengan beragam cita rasa seperti manis, gurih, pedas, dan masih banyak lagi.

Bagi Anda yang memiliki hobi kuliner pedas, mungkin Anda akan merasa kurang jika menikmati makanan tanpa cabai atau sambal. Sensasi pedas dengan muka merah dan keringat mengalir di dahi adalah kenikmatan yang tiada tara. Namun selain nikmat, kuliner pedas juga bisa menyebabkan perut anda mulas.

Jika Anda berwisata ke Lombok, Anda lebih sering melihat bahwa kuliner pedar menjadi ciri khas masakan Lombok. Nah, bagaimana agar tetap sehat meskipun mencicipi kuliner pedas di Lombok yang nikmat. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan bagi pecinta kuliner pedas, simak ulasan berikut ini.

1. Hindari Makan Pedas Saat Perut Kosong

Jika Anda ingin menyantap makanan pedas, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan tersebut saat perut sedang kosong. Saat perut sedang kosong bukan berarti perut Anda tidak bekerja, perut Anda tetap bekerja dengan menghasilkan cairan asam lambung terus-menerus walaupun ada atau tidak adanya makanan yang masuk ke dalam perut.

Untuk itu, Bagi Anda yang sedang perut kosong disarankan untuk memakan buah-buahan dan menghindari makanan pedas. Menyantap makanan pedas saat perut kosong akan menyebabkan asam lambung naik dan membuatmu sakit perut. Terutama, jika Anda memiliki gangguan pencernaan.

Dalam beberapa kasus, mengkonsumsi makanan pedas saat perut kosong dapat memperburuk kondisi pencernaanmu, dan akan meningkatkan gangguan pencernaan yang kamu miliki.

2. Sesuaikan Tingkat Kepedasan

Bagi Anda yang suka kulineran, doyan terhadap makan bercita rasa pedas tentu tidak asing dengan level-level tingkat kepedasan. Tidak jarang setiap pelaku usaha kuliner untuk menarik pelanggan membuat berbagai variasi tingkat kepedasan.

Untuk itu, disarankan bagi Anda untuk menyantap makanan yang sesuai dengan kemampuan masing-masing. Karena setiap orang tentu memiliki ketahanan tubuh yang berbeda-beda. Jangan memaksakan diri untuk mencoba makanan yang terlampau ekstrim jika tidak ingin mengalami gangguan pencernaan.

Rasa Pedas dari Cabai, sumber ig therealfarmergeorge
Rasa Pedas dari Cabai, sumber ig therealfarmergeorge

3. Perhatikan Porsi Makan

Tips menjaga kesehatan bagi para pencitan kulineran pedas selanjutnya adalah mengatur porsi makan. Untuk sebagian besar orang, makanan pedas bisa meningkatkan selera makan. Tidak jarang, hal ini sering membuat banyak orang mengkonsumsi makanan pedas dengan lahap tanpa memperhatikan porsi makannya.

Bagi kamu yang memiliki riwayat gangguan pencernaan, penting untuk memperhatikan porsi makan saat mengkonsumsi makanan pedas. Meski begitu, kamu yang dalam kondisi sehat pun juga tetap harus memperhatikan porsi makan. Karena, segala hal yang berlebihan pasti tidak baik. Oleh karena itu, makanlah secukupnya. Jangan berlebihan atau kekurangan.

4. Hindari Makan Pedas Sebelum Tidur

Rasa lapar dapat menghampiri kapan saja, termasuk saat malam hari. Jika di malam hari Anda ingin makan, sebaiknya menghindari menyantap makan yang bercita rasa pedas. Menyantap makanan pedas sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan metabolisme sehingga berefek pada istirahat anda yang tidak nyaman. Bahkan bisa membuat susah tidur atau mimpi buruk.

Menurut salah seorang pakar gangguan tidur di Amerika Serikat yaitu Charles Bee, mengatakan bahwa menyantap makanan pedas sebelum tidur dapat mengganggu proses metabolisme. Selain itu, ia juga dapat meningkatkan suhu tubuh.

Akibat proses metabolisme dan meningkatnya suhu, aktivitas otak menjadi bertambah walaupun tubuh Anda sedang beristirahat. Sistem pencernaan mengirimkan sinyal ke otak yang menandakan bahwa tubuh harus bekerja keras agar menurunkan suhu tubuh dan menetralkan pedas di lambung.

Ketika diterima otak, sinyal tersebut pun diartikan sebagai ancaman atau gangguan sehingga Anda mengalami mimpi buruk. Oleh sebab itu, apabila Anda ingin mengonsumsi makanan pedas, sebaiknya maksimal tiga jam sebelum tidur. Dengan cara tersebut, Anda memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk menetralkan rasa pedas dan mengembalikan suhu tubuh.

5. Minum Susu

Senyawa capsaicin dalam cabai dapat mengaktifkan pelepasan zat yang dapat memicu rasa nyeri dan sensasi terbakar di mulut serta pencernaanmu. Sayangnya, air saja tidak bisa mengurangi sensasi pedas dengan baik. Dan sebagai gantinya, cobalah minum susu.

Salah seorang peneliti di New Mexico State University Chile Pepper Institute menyatakan cara cepat untuk menghilangkan rasa kepedasan adalah meminum susu. Susu memiliki protein yang mampu mengikat capsaicin dan mengeluarkan senyawa penghasil panas dari mulut, sehingga membantu tubuhmu jadi lebih dingin.

6. Gosok Gigi Setelah Makan Pedas

Makanan Pedas, sumber ig cocoyochicken
Makanan Pedas, sumber ig @cocoyochicken

Setelah menyantap kulineran pedas jangan lupa untuk gosok gigi. Menggosok gigi tidak hanya ampuh untuk meringankan rasa kepedasan, tapi juga bisa membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Makanan pedas dapat membuat mulutmu panas dan nafas pun jadi tidak segar. Oleh karena itu, jangan biarkan sensasi pedas tersebut mengganggu aktivitasmu.

7. Minum Air Putih

Setelah memakan makanan pedas, sistem pencernaan tubuh akan bekerja lebih berat dibandingkan saat makan makanan biasa. Karena itu, istirahatkan sejenak pencernaan Anda dengan tidak makan untuk beberapa saat dan meminum air putih dalam jumlah yang cukup. Dengan meminum air putih yang cukup, pencernaan akan menjadi lebih segar dan sedikit demi sedikit dapat mencerna seluruh sisa sisa makanan pedas yang berat dicerna.

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap aman saat mengkonsumsi makanan pedas. Makanan pedas adalah salah satu keunikan kuliner Indonesia yang salah satunya bisa diketahui saat mencicipi masakan khas Lombok. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda.