Memulai usaha kuliner di Lombok misalnya akan menjadi salah satu bisnis yang paling menantang untuk dilakukan. Banyak pengusaha yang gagal dalam menjalankan bisnis kuliner di tahun pertamanya. Walaupun terdengar berat, masih banyak cara agar bisnis kuliner Anda berjalan berkelanjutan. Padahal Lombok adalah destinasi wisata yang ramai pengunjung.

Bisnis kuliner di Lombok sebenarnya merupakan salah satu jenis bisnis yang paling banyak peminatnya. Harus diakui, bisnis kuliner memang tidak ada matinya. Semakin banyak orang yang menggeluti bisnis ini, sehingga menghadirkan beragam pilihan bagi pelanggan. Namun tidak semua orang yang menggeluti bisnis ini dapat bertahan lama. Hanya orang-orang yang bekerja keras yang dapat bertahan.

Tentunya Anda memerlukan riset, perencanaan, modal, ketajaman intuisi bisnis, dan ketekunan untuk meraih kesuksesan dalam bisnis kuliner Anda. Tidak hanya itu, kreativitas dan inovasi juga diperlukan dalam menggeluti usaha kuliner.

Tips Memulai Usaha Kuliner Di Lombok

Dengan kompetisi dunia kuliner yang semakin ketat. Para penggelut bisnis kuliner juga harus lebih kreatif lagi. Berikut beberapa tips memulai dan menumbuhkan bisnis kuliner dengan sukses.

1. Memperjelas Konsep

Anda harus tahu bagaimana caranya produk Anda terkesan, terlihat, dan terdengar unik dan tentunya lebih baik daripada produk kompetitor lain. Butuh intuisi dan kreativitas lebih untuk memikirkan seperti apa lini produk unik yang Anda ingin tawarkan kepada pelanggan. Ketika Anda berhasil menemukan suatu resep produk yang unik, bisa dipastikan titik terang bagi suksesnya bisnis Anda akan terbuka.

Apalagi Lombok memang memiliki banyak sekali produk-produk yang unik baik cita rasa maupun tampilannya. Jika Anda bisa memiliki konsep yang berbeda dan menarik, Anda bisa memiliki pelanggan tersendiri. Beberapa produk kuliner Lombok yang unik misalnya dodol rumput laut, nasi puyung, Poteng Jaje dan yang lainnya.

2. Melakukan Riset

Poteng Jaje Tujak
Kuliner Unik Lombok Poteng Jaje Tujak, sumber ig @streetfood_lombok

Industri kuliner pada umumnya sangat kompetitif sehingga sangat penting bagi Anda untuk melakukan riset sebelum memulai. Cobalah mencari tahu alasan apa saja yang bisa membuat bisnis Anda berhasil dan gagal. Tidak lupa untuk menyelidiki bagaimana pengusaha lain membangun bisnis kuliner dengan cara yang berbeda dan belum Anda ketahui sebelumnya.

Melakukan riset akan membantu Anda menentukan target pasar dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko terbesar sehingga Anda dapat menyelesaikan permasalahan yang Anda alami di tengah perjalanan bisnis Anda.

3. Membuat Rencana Secara Rinci

Tidak ada struktur baku dalam membuat rencana bagi bisnis Anda. Selalu memperbarui rencana bisnis Anda seiring dengan berkembangnya pasar usaha kuliner akan membantu Anda menyesuaikan keunggulan bisnis Anda dengan peluang yang ditawarkan pasar.

Ini juga dapat membantu Anda mengatasi risiko ancaman yang muncul dengan lebih baik. Rencana bisnis juga dibutuhkan ketika Anda sedang berkomunikasi dengan orang lain seperti pelanggan, mitra, dan investor. Jika Anda ingin bisnis kuliner Anda dipercaya, Anda harus dapat meyakinkan mereka bahwa Anda tahu apa yang Anda jelaskan lewat rencana bisnis Anda.

4. Mengetahui Regulasi Hukum

Ketahuilah dan kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi mengenai regulasi hukum dan peraturan terkait produk kuliner di negara domisili Anda. Dari Undang-Undang Ketenagakerjaan hingga Undang-Undang Keamanan Pangan yang dapat memiliki pengaruh besar pada keberhasilan operasional usaha kuliner Anda.

Patuhi peraturan dan hukum yang berlaku. Seperti salah satunya mendapatkan lisensi terhadap produk makanan Anda. Hal ini akan mengomunikasikan kepada pelanggan bahwa produk Anda aman untuk dikonsumsi.

5. Mendapatkan Pendanaan Modal

Roemah Langko Tempat Kuliner Khas Lombok, sumber ig baguskusuma
Tempat Kuliner Khas Lombok, sumber ig @baguskusuma

Tidak semua bisnis membutuhkan modal awal dari investor, terutama jika Anda memulai bisnis kuliner berskala kecil. Namun, ada berbagai pilihan seperti produk kredit usaha mikro dari berbagai bank swasta atau konvensional.

Jika Anda ingin mencari produk investasi lain, maka mulai rencanakan sejak dini. Gunakan rencana bisnis Anda sebagai dasar untuk proposal pinjaman atau rencana investasi. Investor dan pemberi pinjaman tentunya ingin tahu segala aspek mengenai bisnis atau usaha kuliner Anda. Serta bersikaplah realistis mengenai berapa banyak nominal modal yang benar-benar Anda butuhkan.

Pertimbangkan secara matang biaya-biaya dan segala kebutuhan yang dibutuhkan untuk membangun operasional bisnis Anda. Jangan sampai terlihat overbudget, karena itu akan menyulitkan Anda sendiri ketika Anda harus melunasi pinjaman-pinjaman Anda.

6. Selalu Berinovasi

Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis kuliner, Anda harus dapat mensiasati hal ini. Inovasi meliputi rasa, tampilan atau bentuk, kreasi dalam pembuatannya, dan cara penyajiannya. Inovasi ini juga harus disesuaikan dengan target pasar.

7. Memilih Supplier

Bahan dasar yang dipakai dalam mengolah makanan dapat sangat mempengaruhi rasa makanan. Untuk menyediakan bahan dasar, harus ada pihak yang bertanggung jawab untuk itu. Dengan adanya bantuan dari supplier, maka kualitas bahan dasar makanan Anda akan terjamin. Memilih supplier pun harus berhati-hati. Pilihlah supplier yang konsisten menjaga kualitas.

Suasana Rumah Makan di Lombok, sumber ig dapoersasak
Suasana Rumah Makan di Lombok, sumber ig @dapoersasak

8. Menjaga Reputasi

Usaha kuliner yang sanggup bertahan dalam jangka waktu yang lama adalah yang mampu menjaga reputasinya di mata konsumen, sedikit saja mengecewakan mereka akan dapat berakibat buruk kepada reputasi usaha Anda. Mulai dari kebersihan makanan, tempat hingga rasa menu masakan dan pelayanan harus ditetapkan dengan standar operasi yang ketat.

9. Memanfaatkan Internet

Perkembangan pengguna internet yang terus bertambah sekarang ini, bisa Anda manfaatkan untuk menunjang bisnis Anda agar semakin dikenal oleh banyak orang. Meski tidak Anda gunakan untuk menjual produknya secara langsung, dalam hal ini bisa Anda gunakan untuk berpromosi mengenalkan kuliner Anda dengan lebih luas, seperti mengenalkan tempat kuliner Lombok di internet. Saat ini, cukup banyak pebisnis kuliner yang sukses dengan memanfaatkan internet sebagai salah satu langkah untuk promosinya.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips memulai usaha kuliner yang perlu Anda ketahui dan praktekkan secara langsung. Sekali lagi, membangun usaha kuliner membutuhkan ketelitian, ketekunan, dan kreativitas. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.